Kamis, 01 Desember 2022

Tatalogam Lestari Sebagai Gold Sponsor Pada Pameran Infrastructure Connect 2022 Siap Ciptakan Hunian Humanis



Memiliki investasi rumah atau hunian yang humanis dan nyaman adalah impian setiap orang. Apalagi buat pasangan pertama sekali memiliki rumah impian pasti exicted rasanya. Banyak ide-ide bermunculan, mulai dari memikirkan design, material, genteng dan sampai pengerjaannya. Semua dipersiapkan secara matang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkan hasil rumah impian sesuai dengan keinginan harus cari tahu banyak informasi. Seperti saya sebelum memutuskan untuk membangun rumah atau merenovasi rumah, kudu searching dan cari tahu tentang material yang bagus, genteng yang kokoh dan proses pengerjaannya tidak terlalu lama. Karena semakin lama mengerjakan sebuah rumah maka biaya pun semakin bertambah.


Tatalogam Lestari Sebagai Gold Sponsor Pada Pameran Infrastructure Connect 2022 Siap Ciptakan Hunian Humanis
Tatalogam Lestari Sebagai Gold Sponsor Pada Pameran Infrastructure Connect 2022 Siap Ciptakan Hunian Humanis 



Untuk menciptakan hemat kontong dalam membangun sebuah rumah maupun properti, sangat perlu update informasi tentang infrastruktur. Oleh sebab itu Indonesia selalu mengadakan pameran infrastruktur setiap tahunnya. Pameran Infrastructure Connect 2022 di Jakarta International Expo. Pameran ini diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 23 - 25 November 2022. Acara pembukaan Indonesia Infrastuktur Week dimulai dengan tarian tradisional dan kata sambutan dari para narasumber. Acara Pameran Insfrastruktur Connect 2022 ini mengangkat dialog pengadaan tingkat pemenuhan dalam negeri. Selain itu juga ada anugerah yang akan diberikan pada perusahaan/produsen yang punya inovasi teknologi/produk.


Pameran Infrastructure Connect 2022
 Pameran Infrastructure Connect 2022



Beruntung sekali bisa menghadiri Pameran Infrastructure Connect 2022 yang menghadirkan Konstruksi Indonesia yaitu Domus dari PT. Tatalogam Lestari menjadi Gold Sponsor. Tatalogam Lestari ingin berpartisipasi aktif dalam pembangunan bersama pemerintah dan BUMN untuk Indonesia yang lebih baik tanpa mengabaikan kekuatan dan keindahan infrastruktur. Ya, infrastruktur merupakan hal krusial bagi pembangunan di negara kita ini. Bisa kita lihat langsung pembangunan infrastruktur sudah hampir rampung menuju Indonesia lebih baik lagi. Tujuannya untuk mempermudah mobilitas masyarakat.



Seperti yang disampaikan Bapak Yudha Mediawan selaku Direktur Jenderal Bina Kontruksi bahwa "Acara pameran konstruksi ini merupakan implementasi program pemerintah untuk menggunakan produk dalam negeri sekaligus mempererat antara exhibitor dalam dan luar negeri serta pelaku usaha. Pagelaran infrasturktur ini bisa dinikmati oleh pengunjung selama Indonesia Infrastrukture Week."


Yudha Mediawan selaku Direktur Jenderal Bina Kontruksi
Bapak Yudha Mediawan selaku Direktur Jenderal Bina Kontruksi


Grand opening Pameran Infrastructure Connect 2022 juga dihadiri Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa "Perintah Bapak Presiden untuk menggunakan produk dalam negeri maka pameran ini diharap bisa dimanfaatkan dengan baik. Supaya pembangunan rumah, properti dan infrastruktur awet dalam menghadapi bencana alam tanpa merusak seperti gempa dan banjir."



Seharusnya memang disaat kita membangun rumah material dan bahannya harus berkualitas baik untuk investasi jangka panjang. Seperti Tatalogam Lestari merupakan pemimpin pasar produksi genteng metal dan rangka atap baja ringan di Indonesia menjadi pilihan tepat untuk rangka rumah khususnya daerah rawan bencana.


Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono
Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Bapak Basuki Hadimuljono




Tatalogam Lestari


Perusahaan Tatalogam Lestari berdiri sejak tahun 1995 hadir dengan produk perdananya adalah Multi Roof-genteng logam seng aluminium dengan butiran batu asli.  Tatalogam Lestari terus berinovasi dan berupaya menjadi yang terbaik dengan mengembangkan produk-produknya. Masih teringat kalau zaman dulu banyak genteng seng bergelombang yang mudah berkarat. Dan dulu itu atap rumah memang pakai kayu dibandingkan jaman sekarang sudah pakai baja ringan. Selain lebih murah jelas lebih awet pakai baja ringan karena terhindar dari rayap. 


PT. Tatalogam Lestari di Hall 2 Stand E No.10, JIEXPO Kemayoran
PT. Tatalogam Lestari di Hall 2 Stand E No.10, JIEXPO Kemayoran 



Tatalogam Lestari ingin mengganti genteng seng tersebut dengan produk yang lebih berkualitas. Dalam perkembangannya Tatalogam Group atau lebih dikenal Tatalogam Lestari telah memiliki Paten genteng metal dengan Nomor ID0-000-116-S dan Paten untuk atap sirap Nomor 000332-S. Tidak perlu heran kalau Tatalogam Lestari diakui oleh konsumen dan industri di Indonesia apalagi sudah mendapatkan ISO9001-2015, sertifikasi untuk Quality Management System sejak tahun 2003. 



Terkait dengan kelangkaan bahan kayu rupanya Tatalogam Lestari pernah raih penghargaan OCI (Outstanding Corporate Innovator) pada tahun 2016 dari badan independen di Amerika Serikat yaitu PDMA (Product Development Management Association) produk-produk inovasi ramah lingkungan. Tatalogam Lestari telah meraih berbagai penghargaan dari lembaga independen ReBi (Rekor Bisnis Indonesia). Sebagai perusahaan yang fokus dalam industri baja, Tatalogam Lestari selama ini aktif dalam pembangunan bersama pemerintah dan BUMN lainnya untuk Indonesia yang lebih baik.



Terbukti dengan pembuatan huntara atau hunian sementara untuk korban bencana, #tatalogamgroup bisa membuatkan hunian sementara hanya dalam sehari. 



FYI, peran serta Tatalogam Group bisa kita lihat dalam keterlibatannya dalam pembangunan rekonstruksi pasca bencana di wilayah Lombok, Palu dan Konawe. Pelaksanaan pembangunan hunian tetap bagi warga korban bencana di  wilayah-wilayah Lombok, Palu, dan Konawe diterapkan dengan teknologi DOMUS dan melibatkan tenaga personel TNI/Polri.





Produk Tatalogam Lestari


Apa saja produk inovasi dari Tatalogam Lestari? Salah satunya adalah produk genteng metal tanpa butiran batu yang hemat biaya dikemas dengan bermerek.


1. Sakura Roof diluncurkan saat krisis ekonomi 1998, genteng metal anti badai dan terbukti tahan karat, anti bocor, ringan dan tahan lama. Kelebihan lainnya adalah teknologi Interlocking System. Interlocking System adalah suatu sistem penguncian antar genteng, sehingga membuatnya tidak mudah dibongkar, diangkat ataupun digeser. Teknologi ini menjadikan genteng metal Sakura Roof  tahan terhadap terpaan angin kencang dan menambah daya tahan saat terjadinya gempa bumi.


Sakura Roof teknologi Interlocking System suatu sistem penguncian antar genteng, sehingga membuatnya tidak mudah dibongkar, diangkat ataupun digeser.
Sakura Roof teknologi Interlocking System suatu sistem penguncian antar genteng, sehingga membuatnya tidak mudah dibongkar, diangkat ataupun digeser.



2. Sakura Truss diluncurkan pada tahun 2006 terkenal dengan rangka Baja Ringan 100% dari Indonesia untuk Indonesia. Bahan baku Nexalume dengan lapisan Solid Resin, memiliki 4x ketahanan terhadap karat dibandingkan material pada umumnya.



3. Taso rilis pada tahun 2008, yang satu-satunya baja ringan di Indonesia, yang memiliki sertifikat SNI 8399:2017 (Profil) dan TOP BRAND dengan menggunakan bahan baku pilihan dan kesesuaian harga dengan kualitasnya. Taso menggunakan bahan baku baja Hi Ten 550 yang sesuai dengan spesifikasi dan standar SNI sehingga terjamin kuat, tidak melendut, tidak melintir, tahan karat dan aman untuk segala macam genteng.


Tatalogam Lestari hadirkan produk inovatif yaitu TASO
Tatalogam Lestari hadirkan produk inovatif yaitu TASO



4. Domus rilis pada tahun 2019 bangun rumah pakai Domus Revo sangatlah praktis, cepat, namun kuat dan indah. Bisa dibongkar pasang, proses instalasinya mudah. Sistemnya plug and play, langsung rakit, rumah langsung jadi. Selanjutnya tinggal lakukan finishing. Domus hadirkan beragam type rumah, yang dapat dipilih sesuai keinginan Anda.



Tatalogam Lestari bekerjasama dengan Kementerian PUPR dan BNPB, melakukan percepatan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Lombok, Palu, dan Konawe dengan menerapkan teknologi DOMUS. Proses pembangunan Domus di wilayah pasca bencana dibantu oleh TNI dan Polri. Semua mendapatkan pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan Tatalogam Group, bekerja sama dengan kementerian PUPR dan LPJK provinsi setempat. 



Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc, melakukan prosesi pembukaan 3 event yaitu Konstruksi Indonesia, Beton Indonesia, dan Indonesia Infrastructure Week di JIExpo. Beliau mengatakan bahwa infrastruktur Indonesia harus 100% dari dalam negeri, sesuai perintah Presiden Jokowi, tidak boleh impor harus cinta produk negeri. Pada pameran infrastruktur kali ini akan diikuti oleh 4 usaha menengah dan UMK yaitu produsen cat tembok, pemadam api, dan tangki air.


Infrastruktur Indonesia harus 100% dari dalam negeri
Infrastruktur Indonesia harus 100% dari dalam negeri



Domus sendiri sudah seratus persen produk dalam negeri. Dengan pabrik berlokasi di Cikarang pada tahun 2014. Penggunaan baja ringan meningkat daripada menggunakan kayu. Dengan berstandar SNI, Domus tetap meningkatkan kualitasnya dalam membangun infrastruktur. 



Nah, boleh banget nih buat teman-teman yang punya keinginan renovasi rumah, domus baja ringan bisa menjadi solusi tepat. Karena dengan menggunakan domus baja ringan lebih hemat, awet, kualitas tinggi dan pengerjaannya lebih cepat hanyan 5 hari. Savety money banget ya.



Bangga dong pastinya punya rumah menggunakan produk negeri. Apalagi ini menggunakan baja ringan yang masa pakainya mengikuti usia bangunan. Nah, biar gak penasaran yuk buruan ke pameran Indonesia Infrastructure Week.


 

Tidak ada komentar:

5 Tips Liburan Akhir Pekan Ke Puncak Bogor Wajib Dipersiapkan

Liburan momen paling ditunggu oleh siapa saja baik orang tua, anak muda bahkan anak-anak. Sejenak melupakan kepenatan rutinitas pekerjaan. D...