Musim kemarau belakangan ini mencapai panas yang tak terkirakan. Panasnya luar biasa seakan-akan dunia ini lagi kebakaran terjadi pemanasan global. Kalau sudah begini apa yang sering terjadi di hutan atau gunung di Indonesia? Ya, kemarau berkepanjangan bisa menyebabkan kebakaran hutan dan lahan sehingga cuaca panas berlebihan. Nah ini adalah salah satu efek dari Perubahan Iklim yang terjadi di bumi kita.
Tampilkan postingan dengan label Hutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hutan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 06 Agustus 2023
Jumat, 04 Oktober 2019
Penanganan Bencana Karhutla Negara Hadir Secara Sinergi Dan Simultan
Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda beberapa provinsi. Jumlah lahan dan hutan terbakar di tanah air berangsur terus menurun. Sampai saat ini masih tetap dilakukan upaya penanganan karhutla masih tetap digelar pemerintah secara intensif.
![]() |
| Penanganan Bencana Karhutla Negara Hadir Secara Sinergi Dan Simultan |
Pemerintah sudah menyampaikan agar seluruh pihak, mulai dari pusat hingga daerah untuk melakukan konsolidasi dalam penanganan karhutla secara menyeluruh. Bukan hanya itu, sesuai dengan himbauan Presiden Jokowi terhadap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan proses hujan buatan dengan cakupan yang lebih luas.
Bencana kita terkait dengan kepekaan hutan. Sangat dipengaruhi oleh cuaca dan sekaligus masalah kerusakan lingkungan. Karena ini ancaman permanen sehingga masalah karhutla pernyelesaiannya juga harus permanen. Bukan hanya sekedar respon. Kalau hanya dengan respon berarti kita hanya mengharapkan hujan alam untuk menyelesaikannya dan memadamkan. 99 persen kejadian kebakaran terjadi karena ulah sumber daya manusianya.
"Penanganan Bencana" Karhutla ini dibahas di acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 tempo hari (Rabu, 2/10/2019) hadirnya tiga lembaga mengupas tuntas progres penanganan karhutla. Diskusi digelar di Ruang Serbaguna Sutopo Purwo Nugroho, Lt 15, BNPB, Jakarta Timur dihadiri oleh narasumber yakni Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala UPT Hujan Buatan BPPT Tri Handoko Seto, Deputi Sistem dan Strategi BNPB Bernardus Wisnu Widjaja, Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo, dan Analis Kejadian Gempabumi Ambon Daryono.
![]() |
| Perkiraan Curah Hujan selama bulan september dan bulan berikutnya |
Untuk itu dari BMKG menginformasikan analisa terkait dengan cuaca bulan september dan bulan berikutnya. Sejauh ini pantauan analisis hasil pantauan curah hujan berdasarkan titik pengamatan seluruh Indonesia dibagi menjadi tiga yaitu 10 hari pertama dibulan September, 10 hari akhir bulan September dan 10 hari di awal bulan Oktober. Curah hujan di area-area Indonesia termasuk kriteria rendah.
BMKG memprediksi curah hujan satu minggu kedepan dilihat potensi hujan sedang sampai lebat terjadi di beberapa daerah. Tapi di daerah Bekasi sama sekali belum pernah di guyur hujan lho. Malah terjadi kekeringan air di beberapa daerah. Salah satunya air di perumahan saya sangatlah sulit.
![]() |
| Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo |
Prediksi cuaca curah hujan ke depan dari BMKG negara Indonesia musim kemarau akan semakin panjang. Bener banget ya memang semakin terasa sekali panas dan ekstrim cuaca sekarang ini. Berasa seperti di gurun pasir. Panasnya membara sampai sore hari. Namun potensi hujan pada tahun akhir tahun dan awal tahun 2020 akan semakin tinggi. Namun kita tetap antisipasi terhadap bencana banjir dan longsor.
Akibat dari bencana kebakaran hutan dan lahan ini menghasilkan kondisi siaga darurat ada 6 provinsi yaitu Kalimantan Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Jambi. Untuk mengantisipasi kondisi 6 provinsi karhutla sudah membuat patroli terpadau melibatkan beberapa instansi seperti TNI, Polri, Pemda dan Kemenhut sendiri. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sudah menyediakan posko untuk penanganan karhutla.
![]() |
| Informasi Kebencanaan Geologi Bulan September 2019 khususnya Gempa Bumi di Ambon |
Operasi dukungan pemadaman berbagai cara sudah dilakukan. Termasuk patroli terpadu melalui luas jangkauan pesawat udara yang digunakan sebanyak 45 unit dengan jumlah air yang sangat banyak. Tidak disangka ya sampai sebegini besarnya permasalah karhutla di negara kita.
Karhutla sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu kita harus tetap waspada dan menerapkan bagaimana cara mengatasi masalah kesehatan dengan adanya karhutla. Ada 3 konsep dasar mengatasi buruknya kesehatan akibat karhutla.
1. Cegah, mencegah agar tidak ada pembakaran hutan terjadi kembali. Perlu ketegasan pemda didukung dengan penegakan hukum dan koordinasi lintas sektor.
2. Hindari, jika pencegahan gagal, hindari udara tercemar dengan membangun ruang aman asap berbasis cyrcle community dan diprioritaskan buat kelompok rentan. Yang perlu dibangun mulai dari sebelum adanya kebakaran.
3. Lindungi, terpaksa dan terbatas gunakan masker apapun jenisnya. Dan digunakan secara benar. Batasi waktu paparan terhadap kabut asap.
![]() |
| Bahayanya Dampak Asap bagi kesehatan |
Dampak asap bagi kesehatan akan berbahaya pada gangguan saluran pernafasan. Karena sangat banyak mengandung bahan kimia dan gas. Sangat mudah berdampak bagi manula, bayi dan pengidap penyakit dan demikian pula berdampak bagi orang sehat. Nah, kita perlu waspada terhadap dampak bahaya asap. Ya setidaknya semua makanan harus higienis dan hindari kontaminasi dengan asap.
Karhutla sebuah kejahatan serius dan luar biasa karena dampaknya sangat merugikan negara bahkan masyarakat. Terutama dampaknya pada kesehatan dan ekosistem kita punah. Dan berdampak langsung juga dengan ekonomi bangsa dan terus menerus meningkatkan kerugian negara.
Sehingga Presiden Jokowi juga menginstruksikan agar dilakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Dengan melakukan pencegahan di lokasi-lokasi rawan atau lainnya agar titik api bisa segera diketahui dan tidak membesar yang berpotensi menyebabkan meluasnya karhutla.
Nah, ancaman serius karhutla ini akan ditindak lanjuti secara hukum. Ibarat kata makan sibuah mala kama ya buat pelakunya. Kalau hutan kita sudah terbakar punah dan ekosistem kita terganggu sama halnya hidup dan kesehatan kita terganggu. Oleh sebab itu, Mari kita lindungi sumber daya alam dengan sebaik-baiknya.
Jumat, 27 September 2019
BNPB Mengajak Masyarakat Berkolaborasi Antisipasi Karhutla Berlanjut
Indonesia kembali menangis, setelah terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diberbagai tempat. Belum kering air mata dan belum selesai penderitaan saudara kita di Riau, kini saudara kita yang di Kota Pontianak dan sekitarnya akan mengalami hal yang sama.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, Kamis (26/9/2019), kembali menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya, di Provinsi Kalimantan Barat. Setelah sebelumnya, kabut asap sempat berangsur menghilang karena guyuran hujan.
Bencana kebakaran pada tahun ini sangat meresahkan dan menghebohkan semua kalangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dulu masih teringat sekali di daerah Sumatera sangat banyak sekali penebangan hutan secara liar. Dari depan rumah saya terlihat truk tronton lewat bermuatan pohon pinus dan pohon hasil hutan lainnya. Yang akan diolah menjadi kertas, peralatan rumah tangga dan lainnya.
Perbuatan penebangan liar itu dilakukan oleh orang-orang pebisnis tanpa memperdulikan masa depan masyarakat yang tinggal di sekitaran hutan. Setelah penebangan liar tumbuhlah ilalang dan pepohonan liar sehingga terjadi pembakaran hutan. Datang lagi bencana hujan deras mengakibatkan kebanjiran tetap lagi masyarakat yang terkena dampak ulah dari tangan-tangan jahil.
Kejadian ini tentu akan terulang terus menerus tanpa ada yang memperdulikan. Sehingga sekarang bencana ini mengudara di dunia yang menjadi perdebatan hebat. Dampak Karhutla terindikasi hingga ke negara tetangga, yakni Singapura dan Malaysia. Negara kita mendapat protesan dari negara tetangga.
Sebagai masyarakat yang melek akan informasi akan permasalahan yang menimpa negara ini, saya hendak menghadiri diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang bertempat di Ruang Serbaguna Dr Sutopo Purwo Nugroho, lantai 15 Graha BNPB, Jakarta Timur. Seperti langkah apa saja untuk menanggulangi Karhutla akan dikupas tuntas dengan tema "Antisipasi Karhutla Berlanjut". Dengan menghadirkan narasumber yang siap menangani karhutla.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, Kamis (26/9/2019), kembali menyelimuti Kota Pontianak dan sekitarnya, di Provinsi Kalimantan Barat. Setelah sebelumnya, kabut asap sempat berangsur menghilang karena guyuran hujan.
![]() |
| Indonesia mengalami Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) |
Bencana kebakaran pada tahun ini sangat meresahkan dan menghebohkan semua kalangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dulu masih teringat sekali di daerah Sumatera sangat banyak sekali penebangan hutan secara liar. Dari depan rumah saya terlihat truk tronton lewat bermuatan pohon pinus dan pohon hasil hutan lainnya. Yang akan diolah menjadi kertas, peralatan rumah tangga dan lainnya.
Perbuatan penebangan liar itu dilakukan oleh orang-orang pebisnis tanpa memperdulikan masa depan masyarakat yang tinggal di sekitaran hutan. Setelah penebangan liar tumbuhlah ilalang dan pepohonan liar sehingga terjadi pembakaran hutan. Datang lagi bencana hujan deras mengakibatkan kebanjiran tetap lagi masyarakat yang terkena dampak ulah dari tangan-tangan jahil.
Kejadian ini tentu akan terulang terus menerus tanpa ada yang memperdulikan. Sehingga sekarang bencana ini mengudara di dunia yang menjadi perdebatan hebat. Dampak Karhutla terindikasi hingga ke negara tetangga, yakni Singapura dan Malaysia. Negara kita mendapat protesan dari negara tetangga.
Sebagai masyarakat yang melek akan informasi akan permasalahan yang menimpa negara ini, saya hendak menghadiri diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang bertempat di Ruang Serbaguna Dr Sutopo Purwo Nugroho, lantai 15 Graha BNPB, Jakarta Timur. Seperti langkah apa saja untuk menanggulangi Karhutla akan dikupas tuntas dengan tema "Antisipasi Karhutla Berlanjut". Dengan menghadirkan narasumber yang siap menangani karhutla.
Pemerintah tetap berupaya menangani masalah Karhutla sampai saat ini. Tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh effort dan dukungan masyarakat untuk membantu pemerintah dan masyarakat yang terkena bencana. Kementerian LHK telah menyegel puluhan perusahaan kelapa sawit yang diindikasi terlibat pembakaran lahan. Dilapangan KLHK menemukan perusahaan asal negara tetangga juga terlibat disamping perusahaan nasional.
Kabut asap akibat Karhutla yang menyelimuti Kota Pontianak berangsur-angsur hilang. Ternyata upaya ini menampakan hasil baik, beberapa waktu lalu hujan turun di wilayah kebakaran. Bersyukur masih diberikan hujan untuk memadamkan sedikit demi sedikit titik panas. Hal ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti terpantau ada sebanyak 228 titik panas atau hotspot di empat wilayah di Kalbar. Sedangkan sebelumnya, ada 34 hotspot dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Ketapang, sebanyak 24 titik panas.
Melihat kondisi sekarang ini cuaca di Indonesia mengahadapi kemarau panjang alami oleh alam yang mengakibatkan persoalan. Maka kondisi ini akan membuat kita harus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua elemen masyarakat untuk pemadam api di lahan dan hutan. Sejauh ini upaya pemerintah sudah menurunkan 4 pesawat ringan untuk melakukan modifikasi cuaca.
Oleh karena itulah, dengan meningkatkan perbaikan kondisi dampak Karhutla bisa berlanjut. Sejumlah upaya sudah dilakukan oleh pemerintah serta program-program kinerja lanjutan untuk penanganan Karhutla yang terjadi di beberapa daerah. Semuanya harus turun tangan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan bahwa “Kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan TNI dan Polri, tapi juga seluruh komponen masyarakat. Ya kita semua ini harus terlibat."
Kabut asap akibat Karhutla yang menyelimuti Kota Pontianak berangsur-angsur hilang. Ternyata upaya ini menampakan hasil baik, beberapa waktu lalu hujan turun di wilayah kebakaran. Bersyukur masih diberikan hujan untuk memadamkan sedikit demi sedikit titik panas. Hal ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-Pontianak Erika Mardiyanti terpantau ada sebanyak 228 titik panas atau hotspot di empat wilayah di Kalbar. Sedangkan sebelumnya, ada 34 hotspot dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Ketapang, sebanyak 24 titik panas.
Melihat kondisi sekarang ini cuaca di Indonesia mengahadapi kemarau panjang alami oleh alam yang mengakibatkan persoalan. Maka kondisi ini akan membuat kita harus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua elemen masyarakat untuk pemadam api di lahan dan hutan. Sejauh ini upaya pemerintah sudah menurunkan 4 pesawat ringan untuk melakukan modifikasi cuaca.
![]() |
| Luas real Karhutla yang terbakar 2019 |
Oleh karena itulah, dengan meningkatkan perbaikan kondisi dampak Karhutla bisa berlanjut. Sejumlah upaya sudah dilakukan oleh pemerintah serta program-program kinerja lanjutan untuk penanganan Karhutla yang terjadi di beberapa daerah. Semuanya harus turun tangan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan bahwa “Kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan TNI dan Polri, tapi juga seluruh komponen masyarakat. Ya kita semua ini harus terlibat."
Kita harus sama-sama turun ke desa-desa mengajak masyarakat, anak muda, ulama, tokoh agama, budayawan, tokoh pemuda agar ikut terlibat mengatasi kebakaran ini dengan saling membantu. Semua komponen harus turun ke bawah. Semoga perilaku kita menjaga hutan lebih bijaksana setelah bencana ini.
![]() |
| Diagram laporan penurunan titik api mingguan di Sumatera dan Kalimantan |
Presiden Jokowi sudah instruksikan kepada seluruh gubernur, bupati, walikota agar turun ke masyarakatnya mengedukasi, melakukan simulasi bagaimana menangani bencana Karhutla sejak 2 Februari 2019. Salah satunya tentang Karhutla dan program yang berhubungan dengan kebakaran ini tidak cukup hanya lembaga TNI dan Polri tetapi masyarakat.
Program utama yang perlu saat ini adalah pencegahan lebih baik dari pada penanganan. Sehingga, buat kedepan harus ada program nasional yang berfokus kepada tindakan pencegahan, sehingga peristiwa kebakaran hutan dan lahan ini bisa diminimalisir.
Hadir pula sebagai narasumber lain yaitu R. Mulyono. R. Prabowo, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Rafles B Panjaitan, Plt Direktur Pengendalian Perubahan Iklim KLHK,Yudi Anantasena, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT, dan Dr. Didy Wurjanto selaku Kepala Kelompok Kerja Perencanaan Anggaran dan Hukum BRG (Badan Restorasi Gambut).
Plt Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles Brotestes Panjaitan mengatakan bahwa "Penanganan karhutla ini sudah dilakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC), udara dan water bombing. BNPB juga memadamkan api karhutla dengan melakukan pengboman air menggunakan 49 helicopter. Untuk di Sumsel adalah jumlah unit terbanyak yakni 9 helikopter.
![]() |
| Monitoring keadaan Karhutla menggunakan Hotspot Satelit NOAA |
Pencegahan kebakaran jauh lebih baik dari pada pemadaman. Setidaknya pemerintah sudah berupaya menangani masalah Karhutla. Sekarang tergantung kita masyarakat untuk menjaga lebih baik lagi sumber daya alam.
#BersamaTanggapKarhutla #TanggapGempaAmbon #FMB9
Senin, 03 Juni 2019
Taman Sipinsur Tempat Wisata Keluarga Menyenangkan Geosite Danau Toba
Libur telah tiba...
Libur telah tiba...
Libur telah tiba...
Hore... Horee...
Hatiku Gembira...
![]() |
| Geosite Sipinsur Danau Toba |
Liburan, waktu yang paling dinanti-nantikan oleh semua orang. Hidup serasa kaku dan monoton ya kalau tidak ada liburan. Tidak cuma anak-anak lho yang mau liburan, orang dewasa juga butuh liburan termasuk saya. Beberapa minggu lalu saya dan keluarga menghabiskan long weekend di Danau Toba.
![]() |
| Panatapan Taman Sipinsur Danau Toba |
Udara dan air yang dingin menjadi ciri khas daerah tempat kelahiran saya yang selalu membuat rindu untuk kembali kesana. Suasana ramai dan ramah berbalutkan pegunungan pohon tinggi menggambarkan rukunnya persaudaraan. Danau Toba memang punya beribu-ribu cerita yang selalu membuat saya rindu bertegur sapa setiap tahunnya.
Saya dan keluarga pun berkunjung ke Taman Sipinsur. Sangat banyak spot asyik melihat keindahan Danau Toba. Taman Sipinsur merupakan salah satu lokasi wisata terbaik yang ramah dengan pengunjung yang terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
![]() |
| Famaily Gathering di Sipinsur Danau Toba |
Taman Sipincur sebuah gunung yang ditumbuhi dengan pohon-pohon pinus merupakan pemandangan kecantikan landskap Danau Toba yang menyediakan area tempat wisata. Mulai dari permainan anak-anak, tempat rekreasi, berkemah dan panatapan (memandang keindahan Danau Toba).
![]() |
| Tempat Wisata Berkemah di Spinsur |
![]() |
| Arena Permainan Gratis di Sipinsur Danau Toba |
Saya sangat bersyukur pada Tuhan menjadikan bukit indah ini tempat wisata. Keunikan Taman Sipinsur akan terlihat ketika kabut menyelimuti Danau Toba tidak terlihat sama sekali. Taman Sipinsur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan pada hari libur dan akhir minggu. Obyek wisata di Humbahas ini menyandang predikat sebagai salah satu geo-site di kawasan Toba. Untuk melihat keunikan Taman Sipinsur sebelum jam 8 pagi, disini bisa menikmati momen istimewa lho.
![]() |
| Spot Foto Instagramble di Sipinsur |
Akses jalan menuju Taman Sipinsur sangat mudah ditempuh dan mulus. Dekat dengan Bandar Udara Internasional Sisingamangaraja XII, Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara. Dengan jarak tempuh sekitar 18 km bisa dicapai dalam waktu sekitar 30 menit saja menggunakan kendaraan menikmati keindahan Taman Sipinsur. Sangat banyak spot-spot foto yang keren lho disini.
Kebahagiaan tersendiri bagi saya berkumpul berlibur bersama keluarga. Saya terlahir dari keluarga Batak yang bermarga Samosir. Papa saya lahir dan dibesarkan di daerah Pulo Sibandang (Samosir) yang bisa dipandang dari Taman Sipinsur yang sangat strategis karena menghadirkan sederet pemandangan yang ciamik. Menikmati liburan dengan tertawa bersama, makan bersama, bercerita bersama dan memandang keindahan Danau Toba sambil bercerita.
![]() |
| Happy Family di Sipinsur |
Liburan kali ini memberikan cerita baru bagi saya akan indahnya Danau Toba yang dipandang dari Taman Sipinsur. Begitu banyak tempat wisata Danau Toba yang perlu dilestarikan dan dikenal oleh dunia. Taman Sipinsur menjadi pilihan tepat liburan keluarga.
Sabtu, 03 November 2018
Forestival Canangkan Program Setapak Untuk Tegakkan Hukum Penyelamatan Sumber Daya Alam
Cinta Negara, Cinta Sumber Daya Alam – Sumber daya alam hutan sangatlah penting bagi seluruh ekosistem di dunia ini. Kita pasti pernah mendengar ungkapan "Hutan Adalah Jantung Dunia". Kenapa dikatakan demikian? Saya memiliki jawaban tersendiri akan ungkapan tersebut. Hutan itu sama seperti jantung kita kalau kita tidak menjaga kesehatannya, akan berakibat buruk pada diri kita sendiri. Sama halnya dengan hutan dan kekayaan sumber daya alam, kalau kita tidak merawat hutan kehidupan kita di bumi ini tidak akan bisa bertahan lama. Karena dengan adanya hutan, kita bisa menghirup udara segar, menikmati hasil hutan dan berintegrasi dengan alam.
![]() |
| Hutan sudah dibuat menjadi tempat wisata |
Inilah menjadi satu alasan kita untuk tetap menjaga dan melestarikan hutan. Tentu dengan menegakkan hukum penyelamatan sumber daya alam. Supaya tidak ada lagi penyalah gunaan terhadap kekayaan alam. Pada 31 Oktober 2018 bertempat di Harris Vertu Hotel, saya diundang untuk mengikuti diskusi "Transformasi dalam Mewujudkan Penegakan Hukum Di Sektor Sumber Daya Alam". Dengan narasumber Sukma Violetta, S.H., LL.M, selaku Wakil Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia dan Indro Sugianto, S.H., M.H., selaku Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia untuk berdiskusi bersama CSO dari 14 provinsi di Indonesia. Aksi melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan disebut dengan Forestival yang konsentrasinya terhadap hutan.
Forestival merupakan forum pertemuan masyarakat sipil yang aktif yang diinisiasi oleh Program SETAPAK dalam mendorong tata kelola hutan dan lahan, melalui keterbukaan informasi publik, penegakan hukum, pendekatan berbasis gender, kebijakan sumber daya alam, serta anggaran dan keuangan berkelanjutan untuk mendiskuskan berbagai inisiatif dan tatangan dalam memastikan pengalolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.
![]() |
| Moderator, Ibu Sukma Violeta dan Bapak Indro Widjoyanto |
Tentu dengan adanya wadah forum Forestival yang sudah memiliki program setapak akan menciptakan hutan yang bersih dan terbebas dari penjarahan liar. Dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang sangat banyak tentu dapat berkontribusi dalam mendorong perekonomian dan meningkatan devisa negara, khususnya di sektor kehutanan, perkebunan dan pertambangan.
Tetapi sekian banyak ancaman datang untuk menghancurkan sumber-sumber penghidupan bagi masyarakat yang bergantung di sektor hutan terus terjadi. Akibatnya, masyarakat kehilangan sumber mata pencahariannya dari hutan, dan tak jarang memicu konflik antara masyarakat dan perusahan berbasis industri lahan.
Ibu Sukma Violeta memberikan informasi tentang penyelamatan sumber daya alam adalah tantangan, inisiatif, dan transformasi dalam penegakan hukum sumber daya alam membahas tentang pengaduan, pengawasan, dan pengawasan tentang kasus-kasus sumber daya alam di sejumlah daerah serta bagaimana tindak lanjutnya hingga kini. Sangat dibutuhkan sinergi, kolaborasi dan dukungan masyarakat untuk menegakkan hukum akan sumber daya alam.
Tidak hanya itu, dalam hal ini peran pemerintah dan penegakan hukum yang tegas, kolaborasi dengan masyarakat sipil untuk mengawasi dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran di wilayah mereka menjadi aspek penting dalam mewujudkan transformasi disektor penegakan hukum sektor sumber daya alam.
![]() |
| Ibu Sukma Violita tegakkan hukum sumber daya alam |
Tidak hanya itu, dalam hal ini peran pemerintah dan penegakan hukum yang tegas, kolaborasi dengan masyarakat sipil untuk mengawasi dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran di wilayah mereka menjadi aspek penting dalam mewujudkan transformasi disektor penegakan hukum sektor sumber daya alam.
Saya pernah menyaksikan di daerah Sumatera tempat lahir saya, mobil besar membawa banyak sekali pohon yang ditebang dari hutan untuk dijadikan kertas. Kalau masih ada yang ingat namanya PT. Pulp Lestari, Tbk. Pabrik ini milik orang China yang beroperasi sudah cukup lama. Memang benar pabrik tersebut memproduksi kertas dengan mengandalkan bahan dari pepohonan di hutan.
Hal ini sangat berimbas bagi hutan kita yang sudah mulai menggundul. Masyrakat juga terkena imbasnya yaitu limbah yang mengakibatkan polusi udara. Mungkin berangsur-angsur akan mengakibatkan penyakit bagi masyarakat sekitar pabrik. Tentu hal ini merugikan sekali bagi bangsa meskipun sedikit mendapatkan pajak dari perusahaan tersebut.
![]() |
| Hukum Forestival harus di tegakkan |
Tetapi sampai kapan menjarah dan memusnahkan sumber daya alam kita?. Terutama di daerah sangat perlu sekali pengelolaan sumber daya alam supaya tidak terjadi penyimpangan. Melihat kondisi lemahnya regulasi dan penegakan hukum oleh aparat penegak hukum di tingkat daerah maupun nasional menambah persoalan dalam mewujudkan tata keloa hutan dan lahan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Sehingga dibutuhkan upaya-upaya konkret dari pemerintah untuk mengatasi konflik dengan menerapkan kebijakan yang mengatur tata guna lahan dan peruntukan kawasan hutan, serta menindak tegas para pelaku kerusakan hutan dan sumber daya alam.
Program SETAPAK bersama-sama masyarakat sipil mengupayakan adanya monitoring dan investigasi bersama antara CSO dan penegak hukum baik di tingkat regional dan nasional. Dalam implementasinya SETAPAK akan menggunakan data dan informasi dalam mendorong percepatan penegakkan hukum SDA, melakukan kolaborasi CSO dan penegak hukum dalam monitoring pelaporan kasus. Tentu harus bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam menginisiasi penyelesaian kasus mendorong terbitnya penyusunan dokumen peraturan daerah, dan mengevaluasi kembali peraturan di tingkat nasional terkait penanganan kasus sumber daya alam.
![]() |
| Bapak Indro Sugiyanto mari jadi relawan |
Bapak Indro Sugianto mengatakan "hingga saat ini, terdapat 33 pengaduan yang disampaikan masyarakat sipil dari sejumlah provinsi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk 128 perusahaan berbasis industri lahan yang melanggar untuk ditindaklanjuti. Seperti yang kita lihat sekarang ini sudah mulai krisis penghijauan, area pegunungan pun sudah menjadi permukiman. Dengan tidak memikirkan efek kedepannya, perumahan pun memusnahkan hutan kita juga".
Dalam praktiknya, mewujudkan transformasi di sektor penegakan hukum sumber daya alam memerlukan komitmen Apgakum, sistem pengawasan dan pelaporan tersosialisasi dan dimonitoring dengan baik, memperkuat perlindungan saksi ahli lingkungan hidup, serta transparansi data perizinan beserta pelanggaran administratif yang dilakukan industri berbasis lahan.
Tentang Program SETAPAK
Sejak digagas tahun 2011 dengan dukungan UK Climate Change Unit (UKCCU), program Selamatkan Hutan dan Lahan melalui Perbaikan Tata Kelola (SETAPAK) The Asia Foundation meyakini bahwa tata kelola hutan dan lahan yang baik adalah kunci bagi pembangunan sektor hutan yang berkelanjutan yang bertujuan untuk pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat desa sekitar hutan serta pelestarian lingkungan.
Selain mengurangi emisi gas rumah kaca untuk mitigasi perubahan iklim global, program ini membantu desentralisasi tata kelola hutan dan lahan di Indonesia untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan, perlindungan dan distribusi manfaat sumber daya alam yang bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang adil dan setara.
Langganan:
Postingan (Atom)
Waspadai Gejala Mata Kering Seperti Mata Sepet, Perih, Lelah Dengan Insto Dry Eyes
Rutinitas aku setiap hari selain freelancer IT Support , aku juga jualan online live secara langsung di salah satu media sosial. Aku ser...
-
Indonesia kaya akan beragam suku, budaya dan adat istiadat. Itulah karya penciptaan Tuhan yang menjadikan segala sesuatunya beragam. Termas...
-
Tahun 2017 adalah tahun yang sangat panjang menurut aku. Dimana selama dalam tahun 2017 aku diuji begitu banyak masalah. Puji Tuhan masih m...
-
Drama Korea alias drakor sudah aku sukai dan ikuti sejak masih duduk dibangku kuliah hingga saat ini. Meskipun sebagai ibu rumah tangga aku...























