Senin, 31 Mei 2021

Betadine Ajak Jaga Kesehatan Dan Kebersihan Area Kewanitaan Saat Menstruasi

Wanita adalah makhluk ciptaan sang Kuasa paling istimewa. Mulai dari diberikan karunia menjadi seorang ibu, mengandung, melahirkan dan menghadapi siklus menstruasi setiap bulan. Menstruasi setiap bulan bukanlah hal yang mudah untuk menjaga kebersihannya. 



Harus ekstra hati-hati dan wajib dilakukan. Dengan adanya siklus menstruasi setiap bulan, banyak hal yang membuat sebagian wanita merasa tidak nyaman. Keluhan seperti rasa gatal, perih dan keputihan berbau tidak sedap sudah menjadi masalah yang sering dialami para wanita. Bisa jadi, keluhan-keluhan ini muncul karena kebersihan area kewanitaan selama menstruasi tidak terjaga. 



Sungguh kesempatan yang bahagia beberapa hati lalu berkesempatan mengikuti seminar virtual bertema "Sehat Dan Bersih Saat Menstruasi" dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Menstruasi 28 Mei yang diinisiasi oleh Betadine. Dalam seminar tersebut dihadiri oleh pembicara dan narasumber yang sangat berkompeten. Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti sebagai anggota pengurus POGI, dr. Dwi Oktavia Handayani sebagai Kepala Bidang P2P dinas kesehatan DKI Jakarta, Arina Surti Ariani sebagai Humas Ikatan Psikologi dan Ari Prabowo sebagai Head & Marketing Digital E-commerce Mundipharma Indonesia.




Seperti yang kita tahu bahwa area kewanitaan yang sehat idealnya tidak berbau, tidak terasa gatal, dan tidak berwarna kemerahan di bagian vulva. Nyatanya, area kewanitaan cenderung menjadi lebih lembap selama menstruasi. Dikarenakan area kewanitaan yang tertutup, rentan membuat vagina menjadi lembap dan membuat bakteri dan jamur berkembang biak dengan mudah. 



Akibatnya, wanita akan lebih mudah mengalami area kewanitaan gatal dan keputihan. Selain kedua keluhan tersebut, pertumbuhan jamur yang tidak terkendali di area sensitif juga bisa menyebabkan kemerahan, nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual, ruam, gatal, serta pembengkakan.

Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti sebagai anggota pengurus POGI



Menurut Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti dala menjaga area kewanitaan pun harus lebih konsentrasi. Jika lalai akan mengakibatkan area kewanitaan gatal dan keputihan saat haid sebaiknya tidak disepelekan. Sebab, kondisi vagina yang lembap selama menstruasi memungkinkan jamur dapat tumbuh secara tidak terkendali, terutama saat menstruasi. Adapun penyebab area kewanitaan gatal dan menimbulkan jamur berbahaya seperti : 
  • Jarang mengganti pembalut atau pantyliner
    Tidak mengganti pembalut atau pantyliner secara rutin bisa menjadi penyebab munculnya keluhan pada vagina. Terlalu lama menggunakan pembalut maupun pantyliner yang sama membuat vagina menjadi lebih lembap. Kondisi vagina yang lembap ini merupakan tempat ideal bagi jamur untuk berkembang biak.
  • Perubahan pH vagina
    Bila keluhan-keluhan seperti rasa gatal muncul menjelang siklus haid dimulai, besar kemungkinan penyebabnya adalah perubahan kadar pH di vagina. Sebelum Anda menstruasi, hormon estrogen akan menurun secara drastis. Hal inilah yang membuat keseimbangan bakteri baik di vagina menjadi terganggu dan menyebabkan gatal vagina.
  • Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat
    Mengenakan celana dalam yang terlalu ketat dan terbuat dari bahan sintetis juga bisa menyebabkan organ kewanitaan menjadi lembap. Ini dikarenakan celana dalam tersebut dapat menghambat sirkulasi udara di sekitar vagina, sehingga membuatnya mudah lembap. Kelembapan yang berlebih inilah yang akhirnya memicu pertumbuhan jamur.

dr. Dwi Oktavia Handayani



Nah, sering kali terjadi pada anak muda masa kini atau anak remaja yang sedang beranjak dewasa. Terjadi kepanikan saat pertama sekali mengalami menstruasi. Disinilah peran kita sebagai orangtua untuk mengedukasi anak pemahamannya tentang menstruasi. Dibekali dengan ilmu seksualitas tentang menjaga area kewanitaan. dr. Dwi Oktavia Handayani mengatakan bahwa "Sejak dini harus dikenalkan pada anak remaja perempuan apa sebenarnya yang terjadi pada saat tubuh sudah matang dalam arti menstruasi". Menjaga anak perempuan itu bak seperti menjaga telur supaya tidak pecah ya.

Selasa, 18 Mei 2021

Menyambut Hari Buku Nasional Let's Read Mengajak Anak Indonesia Mengenal Buku Bekal Anak Bertumbuh



Let's Read guysss!!! Membaca salah satu kunci kecerdasan. Semakin banyak membaca maka akan semakin banyak mengetahui. Dulu masih ingat masa sekolah, membaca harus bersinggungan dengan buku. Terlebih membaca buku dongeng yang harus sistem pinjam di perpustakaan sekolah. Excited, berlomba-lomba sama teman untuk membaca. Sekarang mengarah ke dunia teknologi digitalisasi ada kebiasaan buruk semakin malas membaca. Kebanyakan memanfaakannya untuk gaya hidup dan hiburan. Sehingga daya minat membaca pun menurun. 


Menyambut Hari Buku Nasional Let's Read Mengajak Anak Indonesia Mengenal Buku Bekal Anak Bertumbuh
Let's Read Asia "Menyambut Hari Buku Nasional Let's Read Mengajak Anak Indonesia Mengenal Buku Bekal Anak Bertumbuh"



Oleh karena itu dalam rangka memperingati hari buku, pada tanggal 11 Mei 2021 lalu, Let’s Read bersama Blogger Perempuan mengajak seluruh publik untuk menggiatkan kembali membaca buku dengan mengangkat tema Buku Untuk Bekal Anak Bertumbuh. Dengan diinisiasi Blogger Perempuan sebagai wadah komunitas kreatifitas perempuan untuk berbagi melalui tulisan platform digital.  Adapun komunitas ini didirikan oleh para Srikandi Blogger pada tahun 2015, yang merangkul perempuan penulis untuk lebih berkarya lagi. 



Nah untuk meningkatkan kembali adrenalin dan daya minat membaca anak, Blogger perempuan bekerjasama dengan The Asia Foundation sebagai bentuk kepeduliannya pada anak indonesia menyelenggarakan Online Gathering Blogger di Hari Buku Nasional. Sebagai salah satu peserta yang sangat antusias mengikuti acara tersebut harus menyiapkan diri untuk mengikuti acara sampai selesai. Karena dalam acara tersebut dihadiri oleh narasumber yang sangat luar biasa ada Ibu Elsa Agustin  Social Media Content Development The Asia Foundation Indonesia ada Ibu Rosie Setiawan dari Reading Bugs kemudian dihadiri 72 orang blogger se-Indonesia. Bahagia rasanya bisa bertemu teman-teman blogger setanah air meskipun secara virtual zoom.


Buku Bekal Anak Bertumbuh
The Asia Foundation sebagai bentuk kepeduliannya pada anak indonesia menyelenggarakan Online Gathering Blogger di hari Buku Nasional. 



Berkenalan Dengan Read Aloud


Yang menjadi topik utama dalam acara ini bagaimana cara mengenalkan buku kepada anak dengan cara yang menarik. Ternyata harus ada support system seperti Read Aloud atau membaca nyaring. Disini harus paham dulu apa itu Read aloud berbeda dengan membaca dongeng pada umumnya yang dilakukan pada anak. Read aloud merupakan perubahan mimik wajah dan gerak anggota tubuh diminimalkan. Bisa dikatakan mampu merepresentasikan aktivitas apa yang tersirat dalam buku atau cerita. Tentu dengan membaca cerita dengan nyaring sesuai kalimat yang ada di dalamnya (no improvisasi). 



Kehadiran Let’s Read disambut positif oleh para pejuang literasi salah satunya Ibu Rosie Setiawan selaku penggagas Komunitas Reading Bugs. Komunitas inilah yang mengawali lahirnya Read Aloud dan mengenalkannya kepada para orangtua.  Harapannya kegiatan read aloud bisa menjadi bonding positif antara orangtua dan anak secara emosional.


Ibu Rosie Setiawan dari Reading Bugs
Ibu Rosie Setiawan dari Reading Bugs betapa pentingnya melakukan Read Aloud



Adapun tujuan read aloud ini dikenalkan untuk anak adalah lebih ke pemahaman kosa kata yang terdapat di dalam cerita. Bermanfaat sebagai mood booster anak untuk meningkatkan daya minat dan mendorong tumbuh kembang anak pada masa golden Age. Dengan support system read aloud mampu membuat anak fokus mendengarkan kosa kata yang di ucapkan dan gambar yang terdapat pada cerita tersebut. Sehingga anak bisa memahami apa arti dari cerita atau dongeng yang dibacakan. 



Selain itu, read aloud akan membawa anak secara tidak langsung mampu menstimulasi otak anak dan mengajak anak berimajinasi. Yang akan menimbulkan keingintahuan dan meningkatkan daya minat bacanya terhadap buku. Dengan begitu kegiatan read aloud ini menjadi sebuah rutinitas, tanpa disadari kemampuan mendengar anak menjadi terlatih.




Buku Bekal Anak Bertumbuh


Pasti bertanya sebenarnya apa itu Let’s Read dan Reading Bugs? Yang sangat besar efeknya untuk meningkatkan kecerdasan anak. Yuk Kenalan Dengan Let’s Read dan Reading Bugs.



Let’s Read adalah platform digital yang menyediakan berbagai cerita anak bergambar secara gratis untuk seluruh anak di Asia. Meskipun gratits, semua cerita anak yang sajikan di platform ini bukan bajakan, semua legal. Senangnya lagi buku-buku yang disediakan bisa diunduh dalam berbagai bahasa. Dan semua buku di Let’s Read terjamin kualitasnya. 


Buku Bekal Anak Bertumbuh
Tampilan Layanan Aplikasi LET'S READ



Kelebihannya lagi dikemas dengan cerita menarik dan ilustrasinya eye catching. Sehingga anak-anak sangat tertarik membacanya. Seru banget ya! Let’s read sendiri dibentuk oleh The Asia Foundation yang memiliki  program let’s read yang telah berlangsung lama sejak 1955 yang diprakarsai oleh Book For Asia. Adapun misi program ini untuk membudayakan gemar membaca pada anak indonesia sejak dini, lewat digitalisasi cerita bergambar, pengembangan cerita rakyat bermuatan kearifan lokal.  Selain itu terdapat penerjemahan buku cerita anak berkualitas, baik dari dalam maupun luar negeri ke dalam bahasa nasional dan bahasa ibu.



Semua anggota keluarga juga bisa menggunakan layanan let’s read hanya dengan mengunduhnya lewat Play Store pada gawai atau langsung saja klik https://reader.letsreadasia.org .  Aplikasi ini gratis tanpa ada embel-embel bayar. Wajib dimiliki nih aplikasi meningkatkan kecerdasan pada anak. Perlu diketahui juga bahwa semua buku yang ada pada Let's Read Asia boleh diunduh akan tetapi tidak untuk diperjualbelikan baik dalam bentuk cetak maupun PDF.




Tips Membaca Nyaring Ibu Rosie Setiawan


Sebagai founder dari Read Aloud Indonesia Ibu Rosie telah banyak melakukan gebrakan untuk meningkatkan minat baca pada anak lewat berbagai aktivitasnya. Salah satunya adalah dengan mengadakan sharing bersama para blogger ini. Ternyata ada tahapan sebelum melakukan Read Aloud.

1. Memilih Buku.  Sesuaikan buku berdasarkan tahapan membaca

2. Prabaca. Biasakan untuk melakukan preview terhadap buku yang akan dibaca, agar bisa membaca dengan lancar dan mampu menjawab pertanyaan yang muncul. 

3. Mengajak audience berkomunikasi sambil menyampaikan judul cerita.

4. Sapalah dengan ramah.  gali informasi yang diketahui tentang topik cerita.

5. Mulailah membaca dengan memperhatikan intonasi, tanda baca dan alur ceritanya

Buku Dongeng
Tahapan Persiapan Read Aloud



Dalam membacakan cerita nyaring ada tekniknya yang harus dipahami supaya anak semakin tertarik berimajinasi dan membaca.

1. Sebelum membacakan sebuah cerita, ada baiknya kita menentukan dulu target audience kita, karena ini berkaitan dengan judul buku yang akan kita pilih. Salah target akan menggagalkan tujuan dari read aloud.

2. Kira - kira berapa menit waktu yang dibutuhkan untuk membacakannya.  Terlalu lama membaca juga dapat membuat audience bosan. 

3. Apa tujuan yang ingin kita dapat ketika membacakan cerita itu.

4. Apa yang akan dirasakan setelah membaca


Cerita Dongeng
Alur Membaca dengan Nyaring




Koleksi Buku Let's Read


Buku-buku yang ada di perpustakaan Let's Read berasal dari berbagai sumber, di antaranya lewat program Book Lab, donasi dari berbagai penerbit di Indonesia seperti Litara, Mizan,Pelangu, KPK, Yayasan Tunas Aksara, Institut Teknologi Bandung dan Saya Suka Membaca.


Elsa Agustin  Social Media Content Development The Asia Foundation Indonesia
Ibu Elsa Agustin  Social Media Content Development The Asia Foundation Indonesia



Let’s read membuat masyarakat menjadi terfasilitasi untuk mendapatkan bacaan bermutu.  Uang tidak lagi menjadi kendala untuk memiliki koleksi bacaan anak yang berkualitas.  Jadi jangan beralasan tak bisa membaca karna tidak punya buku yaa.  Yuk cuss diunduh bukunya.  Pilih bahasa yang diinginkan, level membaca untuk usia berapa dan tag.



Do's & Don'ts Layanan Let's Read

Silakan merekam, kegiatan dengan menyebutkan atribusi, mengunduh ataupun mencetak secara bebas baik dalam format A4, vertikal, horizontal atupun versi buku kecil, dan supaya tidak ketinggalan info buku terbaru, silakan follow akun social media let’s read yaa.. klik alamat di bawah ini ya


IG :  https://www.instagram.com/letsread.indonesia

Twitter : https://www.twitter.com/letsread_id


Workshop Buku Untuk Bekal Anak Bertumbuh
Online Gathering Blogger Buku Untuk Bekal Anak Bertumbuh


Blogger Perempuan
Let’s Read bersama Blogger Perempuan mengajak seluruh publik untuk menggiatkan kembali membaca buku dengan mengangkat tema Buku Untuk Bekal Anak Bertumbuh.


5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Bersama Cokelat Premium Lokita Indonesia

Kesehatan Mental adalah kunci utama dalam menjalani hidup. Ibarat kata kalau putus harapan sama saja tidak punya tujuan hidup. Kalau kita na...