Minggu, 06 Agustus 2023

Begini Cara Aku #BersamaBergerakBerdaya Ambil Bagian Menjaga Kelestarian Lingkungan Dimulai Dari Diri Sendiri



Musim kemarau belakangan ini mencapai panas yang tak terkirakan. Panasnya luar biasa seakan-akan dunia ini lagi kebakaran terjadi pemanasan global. Kalau sudah begini apa yang sering terjadi di hutan atau gunung di Indonesia? Ya, kemarau berkepanjangan bisa menyebabkan kebakaran hutan dan lahan sehingga cuaca panas berlebihan. Nah ini adalah salah satu efek dari Perubahan Iklim yang terjadi di bumi kita.

Yuk #BersamaBergerakBerdaya Ambil Bagian Menjaga Kelestarian Lingkungan Dimulai Dari Diri Sendiri
Yuk #BersamaBergerakBerdaya Ambil Bagian Menjaga Kelestarian Lingkungan Dimulai Dari Diri Sendiri 




Indonesia salah satu negara yang memiliki hutan terbaik, pegunungan hijau, cuaca segar, lingkungan asri, air bersih dan menjadi sumber daya alam berlimpah. Sangat bangga, Indonesia menjadi predikat terbesar ke-3 di dunia memiliki Hutan Hujan Tropis yang beraneka ragam flora dan fauna yang terbentang di garis khatulistiwa. Hutan hujan tropis Indonesia tersebar di pulau Sumatera, Sulawesi, Kalimantan hingga Papua. Luar biasa keindahan hutan yang sejak dari leluhur di rawat dengan baik. Sehingga kita diwarisi hutan yang kaya akan sumber daya alam.



Itulah sebabnya manfaat hutan itu sangat banyak mempengaruhi kehidupan kita. Bisa dikatakan sebagai support life untuk menjaga keberlangsungan hidup. Bagaimana tidak? 100 persen hidup kita bergantung pada hutan dan harus berdampingan dengan alam. Apa saja manfaat hutan bagi kita?

1. Sumber Bahan Obat.
2. Menyediakan Makanan.
3. Menyediakan Oksigen terbaik.
4. Mencegah Erosi dan Banjir.
5. Tempat manusia berlindung.
6. Hasil hutan dalam kehidupan sehari-hari.
7. Pengontrol Iklim.
8. Keanekaragaman Hayati.




Hutan sangat berharga bagi kehidupan manusia, namun saat ini semakin terancam kelestariannya. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa selama periode 2017-2021 luas hutan Indonesia telah berkurang sebesar 956.258 hektar. Bagaimana ini bisa terjadi kalau kita tidak sadar akan dampak negatif dari kemarau berkepanjangan ini?



Berkurangnya luas hutan bisa disebabkan faktor alam dan faktor perilaku manusia. Faktor alam yang menyebabkan luas hutan berkurang karena terbakar adalah bencana alam gunung meletus dan musim kemarau panjang. Tetapi yang sangat membahayakan kelestarian hutan adalan faktor perilaku manusia yang merusak hutan dengan membakar, oknum yang melakukan kejahatan pada hutan, mengeksploitasi segala isinya hingga menyebabkan kerusakan masif yang tidak bisa ditanggulangi dan perburuan satwa liar, dan sebagainya.



Semua dampak negatif dari kebakaran hutan dan lahan ini bisa di lihat dari fakta sekeliling kita. Jujur belakangan ini saya merasakan panasnya cuaca luar biasa berasa gosong dibawah terik matahari. Sudah menyalakan air conditioner masih saja panas. Tanaman tidak lagi menghijau malah kebanyakan daunnya menguning atau kering dan ukurannya kecil-kecil. Hal ini disebabkan oleh kurangnya asupan air didalam tanah yang dialiri dari pegunungan atau hutan. Dari beberapa kejadian ini kita bisa menganalisa fakta dan kondisi lingkungan Indonesia saat ini.

1. Terjadi pemasan gelobal yang di akibatkan oleh pemanasan gelobal yang mengelurkan CO2 (emisi).

2. Terjadinya pencemaran air oleh limbah industri.

3. Terjadinya pencemaran pada laut penyebab pencemaran kapal dari reklamasi tempat wisata, limbah rumah kaca dan kegiatan pelabuan dan pelayaran.

4. Deforestasi hutan perubahan kondisi penutupan lahan dari hutan menjadi bukan hutan lagi.

5. Polusi udara sekarang sangat di khawatirkan yaitu berada pada level 4,5 dari ambang batas yang diterapkan WHO.





Apa saja dampak kebakaran hutan dan lahan bagi iklim serta lingkungan?


Seperti yang kita pahami dan ketahui hutan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui serta mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang kehidupan ekosistem. Hingga saat ini kita masih bisa menikmati dan merasakan segala keindahan serta manfaat yang diberikan hutan kepada manusia.



Alam berisiko menyebabkan kebakaran ketika musim kemarau panjang tiba dan gunung berapi erupsi. Sementara ulah manusia bisa menjadi penyebab kebakaran hutan karena dipicu keteledoran dan faktor ekonomi. Yang hasilnya berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup.



Kebakaran hutan yang tak terkendali dapat menyebabkan hilangnya habitat makhluk hidup. Dampak kebakaran hutan dan lahan yang paling berbahaya :

  1. Mengakibatkan terganggunya kesehatan.
  2. Stok oksigen menipis mengakibatkan gangguan pernapasan, asma, bronchitis, pneumonia, kulit, dan iritasi mata.
  3. Tersebarnya asap dan emisi gas Karbondioksida dan gas-gas lain ke udara juga akan berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklim.



Kebakaran hutan mengakibatkan hutan menjadi gundul, sehingga tidak mampu lagi menampung cadangan air di saat musim hujan, hal ini dapat menyebabkan tanah longsor ataupun banjir. Dan masih banyak dampak negatif lainnya yang sudah kita rasakan efeknya sampai saat ini.



Namun apakah kita hanya berdiam saja tanpa mengambil tindakan? Lakukan langkah kecil untuk membuat perubahan baik bagi bumi.

Begitu kejamnya melakukan kecur




Disinilah peran kita untuk menekan potensi kebakaran hutan yang ada di Indonesia. Sangat banyak cara yang dapat diterapkan supaya penangan kebakaran hutan dan lahan bisa teratasi dengan cepat tepat sasaran.

  1. Analisa Titik Rawan Kebakaran.
  2. Melakukan Patroli Secara Rutin.
  3. Mendeteksi Kebakaran Hutan atau Lahan Sedini mungkin.
  4. Mempersiapkan Alat Pemadaman Kebakaran.
  5. Mengadakan Penyuluhan dan Edukasi.



Namun, sayangnya tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Indonesia. Baik itu adanya pembakaran liar dan efek dari cuaca ekstrem kemarau sekarang ini. Tantangan inilah yang menjadi tugas kita untuk melindungi hutan dengan #BersamaBergerakBerdaya dimulai dari diri sendiri.



Sebagai warga negara yang cinta dengan kelestarian lingkungan, ada beberapa tindakan nyata yang sudah saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga hutan dan lahan serta melestarikan alam. 



Saya sudah mengambil bagian #UntukMuBumiKu dalam melestarikan lingkungan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan cara :
  1. Tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja.
  2. Tidak menggunakan tissue secara berlebihan.
  3. Lebih banyak menggunakan kendaraan umum.
  4. Mengurangi efek perubahan iklim dengan mengubah prilaku dengan kebiasaan baik seperti hal-hal kecil mengurangi sampah.
  5. Menggunakan botol minum isi ulang.
  6. Menerapkan system Reuse-Reduce-Recycle.
  7. Mencabut kabel, colokan atau charger handphone ketika selesai memakai.

Saya sudah mengambil bagian #UntukMuBumiKu dalam mengurangi kebakaran hutan dan lahan
Mematikan aliran listrik yang tidak dipakai



  1. Mematikan lampu/penerangan ketika beritirahat tidur malam.
  2. Melakukan penanaman bunga atau tanaman hias di pekarangan rumah.
  3. Menggunakan air seperlunya agar pasokan air dapat terus mengalir.
  4. Turut berperan serta dalam komunitas peduli dengan lingkungan dan menebarkan dampak positif melestarikan hutan dan lahan

Meminimalisir penggunaan tissue untuk mengurangi sampah. Gunakanlah kain atau handuk kecil untuk melap tangan atau wajah
Meminimalisir penggunaan tissue untuk mengurangi sampah. Gunakanlah kain atau handuk kecil untuk melap tangan atau wajah



Dan tentunya masih banyak lagi hal baik lainnya yang bisa memberikan dampak positif baik untuk bumi berdaya yaitu dengan saling menjaga bumi dari adanya kerusakan lingkungan sehingga bumi bisa pulih kembali. Kuncinya dimulai dari diri sendiri dan bermula dari rumah kita juga mampu menjaga hutan.



Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang tinggi dapat memberikan manfaat serbaguna dan mempunyai manfaat yang vital dan strategis, sebagai modal dasar pembangunan nasional serta merupakan paru-paru dunia yang mutlak dibutuhkan baik pada masa kini maupun masa yang akan datang.

Yuk #BersamaBergerakBerdaya menjaga hutan! Selalu siap mengambil bagian #UntukMuBumiKu
Yuk #BersamaBergerakBerdaya menjaga hutan! Selalu siap mengambil bagian #UntukMuBumiKu 




Apa yang sudah kita lakukan untuk menghindari dampak negatif buruknya cuaca terjadi kebakaran hutan dan lahan?



Yuk #BersamaBergerakBerdaya menjaga hutan! Selalu siap mengambil bagian #UntukMuBumiKu 




14 komentar:

Farida Pane mengatakan...

Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan bersama. Jika konsisten, hasilnya juga nyata

Gita Siwi mengatakan...

Dari 7 poin UntukMuBumiKu ,poin 1 nih aku belum, masih suka belanja nggak bawa tas, klo ke warung ya, klo ke supermaket always kak

Titi mengatakan...

Ternyata PR saya masih banyak. Masih taraf belajar untuk peduli dengan lingkungan. Jadi belum bisa melakukan semua yang mbak Tika sudah lakukan 🙈

Yesi mengatakan...

Jujur hal hal kecil yang coba kita lakukan kadang terlihat aneh untuk banyak orang aoalagi berkenaan zero waste. Semangat untuk kita semua jadi pioner gerakan berdampak baik untuk lingkungan ❤️

Dede Diaz Abdurahman mengatakan...

Hal kecil yang masih aku jalanin adalah dengan membawa tumbler air minum sendiri untuk mengurangi membeli air minum dalam kemasan

Ika Maya Susanti mengatakan...

Jadi ingat pas dulu tinggal di Batam sama di Banjarmasin. Yang namanya musim kemarau itu kadang bisa jadi momok karena adanya kebakaran hutan. Kalau pas di Batam dulu dapat kiriman dari Riau. Efek asapnya itu sampai bikin ISPA segala euy!

Maya Rumi mengatakan...

caranya sebenarnya mudah sekali dan sederhana saja yah mba bahkan ada beberapa yang memang tanpa kita sengaja atau tahu sudah kita lakukan juga untuk menjaga kelestarian hutan dan lahan tapi dari rumah saja tapi kita perlu tahu lebih banyak dan menjaga konsistensi juga

Alivia Awin mengatakan...

Small steps sih, tapi lebih baik daripada nggak ngapa-ngapain. Apalagi sekarang global warming udah makin parah. Sekecil apapun effort kita, pasti ada manfaatnya.

Latifah Kusuma mengatakan...

Produksi tisu dan kertas memang banyak mengurangi sumber daya yang harusnya dijaga ya mbak. Aku juga mulai mengurangi tisu dan ganti dengan lap kain. Semoga langkah sederhana kita bisa jadi manfaat untuk masa depan.

Fenni Bungsu mengatakan...

begitu banyak manfaat hutan untuk kelangsungan hidup kita, maka memang harus senantiasa dijaga dengan tepat, jangan sampai karhutla makin meluas

lendyagassi mengatakan...

Kebakaran hutan dan dampaknya yang meluas dan jangka panjang ini memang sangat membuat prihatin.
Aku pikir, kita yang hidup tidak dekat dengan hutan, gak bisa berkontribusi apapun. Ternyata tetap bisa ya.. Dengan melakukan hal-hal sederhana yang kita bisa namun rutin dan mengajak orang di circle kita untuk melakukan hal yang sama.

Ulfi mengatakan...

Buat yang suka jajan seperti aku susah sekali mengurangi sampah sekali pakai.. mau itu pesan melalui online atau jajan street food kemasannya itu jadi menumpuk sampah.. semakin banyak jajan di luar semakin cepat penuh juga pembuangan sampah..

Raja Lubis mengatakan...

Yang paling sering terlupa adalah soal cabut charger dan kabel dari colokan. Pas baca ini, mata langsung lirik ke colokan yang ada di sebelah kanan. dan langsung kucabut charger dan kabel. huhu.

Dita Indrihapsari mengatakan...

Perubahan iklim memang nyata adanya ya kak.. Sekarang mulai berasa, apalagi kalau lagi panas.. Ada rasa khawatir juga sama kindisi bumi, terutama persoalan kebakaran hutan ini.. Nah, ini jadi reminder juga buat aku supaya lebih aware dan melakukan hal2 simple tapi bisa ngebantu bumi lebih sehat..

Ganjar Pranowo Mendapatkan Gelar Akademik di 2 Universitas Dengan Hasil Terbaik

Dalam waktu dekat pesta demokrasi akan kita laksanakan. Untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden 2024. Minggu lalu (14 November...